Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Resmi Launching Internet Publik Tidak Hanya Maulid Nabi Ternyata Ini Deretan Peristiwa di Tanggal 12 Rabiul Awal Terpilih Sebagai Miss Kohati Raudhatul Jannah : HMI Wati Harus Tetap Istiqomah Menebar Manfaat Kasus Begal Payudara Lenyap, Kopper Anggap Polisi Tak Serius Tangani Warga Betara Keluhkan Sumur Tercemar Akibat Pengeboran Minyak Petrochina

Home / Berita / Daerah / Peristiwa

Senin, 13 Desember 2021 - 22:44 WIB

Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Minta Bupati Langsung Panggil Pihak PT. WKS Cari Solusi Banjir di Bramitam

Kualatungkal (eTiviNews) – Permasalahan banjir diperkebunan milik warga Bramitam, Kabupaten Tanjungjabung Barat yang yang sudah hampir dua bulan lamanya, hingga kini tak kunjung surut. Pemerintah kabupaten Tanjab Barat berupaya memanggil pihak perusahaan Wira Karya Sakti (PT.WKS) untuk duduk bersama dalam mengatasi persolalan ini.

Diketahui sebelumnya, bahwa ribuan hektar lahan perkebunan warga Bramitam Kanan dan Bramitam Raya merugi akibat banjir yang diduga berasal dari luapan pintu kanal PT. WKS, sehingga berdampak pada hasil perkebunan warga serta jutaan tanaman palawija masyarakat mati akibat genangan air dikawasan tersebut.

BACA LAINNYA  Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan UAS-Hairan, Ilham : Tak Perlu di Dramatisir

Terkait hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanjab Barat, Syufrayogi Syaiful, S.IP mengatakan bahwa dirinya meminta Bupati Tanjab Barat untuk turun tangan dalam menyelesaikan permasalahan ini agar tidak berlarut larut menyengsarakan masyarakat Bramitam.

Politisi Golkar itu kecewa, pasalnya, pada senin 6 desember 2021 lalu kesepakatan pihak pemkab dan perusahaan untuk memberikan laporan kepada pemkab terkait hasil observasi perusahaan terhadap terdampak banjir tersebut. Namun tak kunjung ada perkembangan maupun informasi dari PT. WKS.

“Kesepakatan pemkab dan perusahaan paling lambat tanggal 6 desember, kita minta informasinya dari Dinas Lingkungan Hidup, bagian SDA, belum ada perkembangan sampai hari ini,” ujarnya. Senin, (13/12/2021).

BACA LAINNYA  Tanggapi Musda-Musdaan KNPI, Dadang : Kami Lebih Memilih Fokus Menjalankan Organisasi

“Oleh sebab itu, saya selaku Ketua Komisi II, minta Bupati langsung yang ambil alih atau turun tangan mengatasi persoalan ini agar problem ini segera tuntas, karena kewenangan full ada ditangan pak Bupati,”tambahnya.

Disisi lain, Dewan muda itu menegaskan agar pihak perusahaan juga melakukan gantirugi terhadap tanaman palawija warga yang mati,”nantinya setelah kita mengetahui titik koordinat maupun data perkebunan masyarakat yang terdampak, baru kita minta gantirugi tanaman yang rusak ataupun mati,”tegasnya.

BACA LAINNYA  Sekian Lama Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka, Kepala SMAN 8 Tanjab Barat : "Dengan PTM Akan Tercapai Tujuan Pembelajaran"

Terpisah, Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag saat dimintai keterangan, ia menyebut bahwa pemkab Tanjab Barat sudah melayangkan surat kepihak perusahaan dan dalam waktu dekat akan melakukan mitigasi secepatnya.”Kita sudah melayangkan surat keperusahaan dan kita lakukan mitigasi dan evaluasi secepatnya,”sebut Bupati.

Selain itu, pemkab Tanjab Barat akan mempersiapkan upaya lain dalam meminimalisir dampak banjir tersebut, “Pertama kita normalisasi kemudian perbaikan anak sungai atau parit itu yang saya perintahkan setiap kepala desa untuk memperbaiki anak parit. Itu langkah yang awal kita lakukan,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Geger Seorang Wanita Dibunuh Dikuala Tungkal, Begini Kronologinya

Berita

Ponpes Al Baqiatush Shalihat Kuala Tungkal Gelar Haul Ke 11 Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab

Berita

Tanjab Barat Bentuk Kepengurusan DPC KPPI, Saniatul Lativa : KPPI mengawal keterwakilan perempuan di Parlemen 30 Persen tahun 2024

Berita

Hadirnya Ayam “Berkaki Tiga” di Kuala Tungkal Sebagai Tanda Dunia Akhir Jaman?

Berita

Hasil Musda Ke-XV KNPI Kota Jambi Bung Antonie Ali Nahkodai KNPI Kota Jambi Selanjutnya

Berita

Harga TBS Sawit Anjlok, Syufrayogi Minta Bupati Kawal Intruksi Kementrian Pertanian

Berita

Terkait Wacana Buka Posko Pengaduan di DPRD, Syufrayogi Syaiful : Kayaknya Kurang Tepat

Berita

Resmi Dilantik, KPPI Tanjab Barat Siap Wujudkan 30% Keterwakilan Perempuan Diparlemen Tahun 2024