Udara Kuala Tungkal Memburuk, Dinkes dan IWO Bagikan Ribuan Masker Gratis Fraksi Golkar Setujui Perubahan APBD 2026, Soroti Tata Kelola Obat hingga Optimalisasi PAD Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Satgas Bergerak Maksimal Semangat Merah Putih Tak Luntur Diguyur Hujan, HUT ke-81 RI Diperingati Khidmat di Tanjab Barat Alma Esbeye Meriahkan Malam Hiburan Rakyat HUT ke-61 Tanjab Barat, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Kuala Tungkal

Home / Berita / Pendidikan

Minggu, 28 April 2024 - 21:57 WIB

Momen Hari Kartini, Agit Wijaya Tokoh Pemuda Tanjab Barat Soroti Terkait Eksploitasi Perempuan

Foto: Agit Wijaya Kusuma Tokoh Pemuda Tanjab Barat, Penggerak Disabilitas, Anggota Specialpreneur

Foto: Agit Wijaya Kusuma Tokoh Pemuda Tanjab Barat, Penggerak Disabilitas, Anggota Specialpreneur

Kuala Tungkal (e-tivinews.id) – Peringati Hari Kartini, Kohati Tanjab Barat bersama Special Preneur gelar Talk Show di Caffee One By One – Jalan Beringin, Sabtu malam (27/04/2024).

Talk Show yang menjunjung semangat perjuangan Kartini itu mengusung Tema: “Menyelamatkan Generasi Mendatang, Mengakhiri Eksploitasi Perempuan”. Acara yang didominasi oleh hadirin kaum perempuan itu menunjukkan antusias aktivis, pengamat, pemerhati, dan sosok yang perduli terhadap issu keperempunan.

Terlihat jelas masalah yang dihadapi perempuan dibahas dengan cerdas oleh anggota/pengurus HMI dan Kohati, Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Organisasi Kepemudaan (OKP), dan Pelajar. Semakin berkualitas Talk Show itu karena menghadirkan Narasumber ternama seperti Ahmad Harun Yahya (AHY) selaku Akademisi, Lia Damayanti mewakili Yayasan Special Preneur, Mustika yang adalah Ketua Umum Kohati dan Rudi seorang Lawyer Profesional.

BACA LAINNYA  FOKBI Tanjab Barat Berhasil Raih Medali Perak di FORPROV Jambi ke-1

Menanggapi kerennya Talk Show konsepsi Kohati itu, Agit Wijaya Kusuma sebagai pihak Special Preneur yang sangat “care” terhadap issu-issu keperempuanan menyampaikan bahwa banyak masalah yang sedang dihadapi perempuan. “Saya melihat maraknya pelecehan seksual baru-baru ini, membuat kita sangat terpukul. Betapa tidak, perempuan sebagai rumah yang menghadirkan dan mendidik generasi masa depan, harusnya dijaga, tapi malah direndahkan dengan hasrat membabi buta”, ucap Agit.

“Terpampang jelas bahwa perempuan sering sekali hanya di jadikan objek fantasi dan ekspresi birahi hewani. Sekedar memuaskan hasrat, hingga merusak generasi”, tambahnya. “Jika sudah kacau begini, maka kita harus terus mendorong semua pihak secara bersama-sama ambil peran menjaga perempuan”, tandasnya.

Agit selaku pemuda yang aktif membantu kegiatan komunitas dan organisasi itu, mengajak siapapun untuk segera turut andil dalam mengedukasi dan mendampingi, demi selamat dan berakhirnya eksploitasi terhadap perempuan. “Untuk semuanya, tidak hanya bagi aktivis perempuan. Selalulah mengupayakan edukasi terhadap masalah hukum yang terjadi di Tanjab Barat ini. Supaya tercipta kondisi yang bisa menyelamatkan generasi muda mendatang serta mengakhiri eksploitasi perempuan”, tuturnya.

BACA LAINNYA  Wabup Katamso Hadiri RUPS Bank 9 Jambi, Gubernur Pastikan Transaksi Aman Pasca Insiden Siber

Tidak lupa, Agit juga memberi peringatan khusus bagi perempuan. Menurut pengelola Aksara Caffee itu, perempuan harus memperjuangkan hak-haknya. “Jangan mau terus disalahkan ketika mengambil langkah berkarir, jangan hanya terkunci di lingkaran domestik, ambil langkah tegas dan tingkatkan kualitas diri”, ucap Agit.

“Dan sesama perempuan harus saling tingkatkan solidaritas, jangan iri jika perempuan lain yang hebat dan berkualitas. Harus saling mensupport, bergandengan tangan sesama perempuan”, jelasnya.

BACA LAINNYA  Pjs. Bupati Tanjung Jabung Barat Hadiri Malam Puncak Festival Baswara Nuraga Nusantara 2024

Karena kurangnya suara perlawanan dari perempuan, Agit mendorong agar Perempuan berani speak up. Menurutnya, ruang publik hanya didominasi oleh laki-laki, sehingga perempuan dianggap mudah untuk dieksploitasi. Support lingkungan keluarga juga menjadi perhatian Agit.

Ia mengajak orang tua berperan memberikan kebutuhan utama pada anak perempuannya. “Peran orang tua juga harus hadir memberikan perhatian, kasih sayang, dan memberikan rasa aman terhadap anak perempuan nya. Jika tidak, perempuan bisa bertindak diluar batas kontrol diri, sehingga menjadi mangsa yang siap dieksploitasi,” ungkapnya.

“Saya berharap perempuan harus berkualitas, saling mengsupport antar perempuan, berani mengambil keputusan dan tegas terhadap diri nya sendiri”, tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Heboh, Warga Kuala Tungkal Temukan Jejak Hewan Asing, Ternyata Tapir Nyasar

Berita

Pemkab Tanjab Barat Ajak Masyarakat Melestarikan Lahan Basah Untuk Keseimbangan Ekosistem Dan Kesejahteraan Masyarakat.

Berita

Sekda Turut Dampingi Gubernur Jambi Dalam Rangka Penyerahan Bantuan Dumisake Tahun 2022

Berita

Buka Kegiatan Pemilihan Duta Bertutur Bupati Anwar Sadat Ajak Guru dan Orang Tua Tingkatkan Minat Baca Anak

Berita

Pengeroyokan Kader HMI di UIN Jambi, Raudah Ketua Kohati Cabang Tanjab Barat Angkat Bicara

Berita

Acara Buka Puasa Bersama DPD Partai Golkar Tanjab Barat Turut Dihadiri Bupati dan Ketua DPD Provinsi

Berita

Karang Taruna Tanjab Barat Laksanakan Program Mengaji Sebagai Wadah Memperdalam Ilmu Agama Para Pemuda

Berita

Petani Pangkal Babu Sukses Budidaya Semangka, Keuntungan Diperkirakan Tembus Ratusan Juta