Peringati Tahun Baru Islam, Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar Bersama Aa Hilman Fauzi Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Raya Al Muttaqin Kuala Tungkal DPD Partai Golkar Tanjab Barat Laksanakan Qurban, Perkuat Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Tanjab Barat Siap Perkuat Ekonomi Desa Pemerintah Hadir untuk Korban, Gubernur dan Pemkab Tinjau Kebakaran Teluk Nilau

Home / Berita / Pendidikan

Minggu, 28 April 2024 - 21:57 WIB

Momen Hari Kartini, Agit Wijaya Tokoh Pemuda Tanjab Barat Soroti Terkait Eksploitasi Perempuan

Foto: Agit Wijaya Kusuma Tokoh Pemuda Tanjab Barat, Penggerak Disabilitas, Anggota Specialpreneur

Foto: Agit Wijaya Kusuma Tokoh Pemuda Tanjab Barat, Penggerak Disabilitas, Anggota Specialpreneur

Kuala Tungkal (e-tivinews.id) – Peringati Hari Kartini, Kohati Tanjab Barat bersama Special Preneur gelar Talk Show di Caffee One By One – Jalan Beringin, Sabtu malam (27/04/2024).

Talk Show yang menjunjung semangat perjuangan Kartini itu mengusung Tema: “Menyelamatkan Generasi Mendatang, Mengakhiri Eksploitasi Perempuan”. Acara yang didominasi oleh hadirin kaum perempuan itu menunjukkan antusias aktivis, pengamat, pemerhati, dan sosok yang perduli terhadap issu keperempunan.

Terlihat jelas masalah yang dihadapi perempuan dibahas dengan cerdas oleh anggota/pengurus HMI dan Kohati, Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Organisasi Kepemudaan (OKP), dan Pelajar. Semakin berkualitas Talk Show itu karena menghadirkan Narasumber ternama seperti Ahmad Harun Yahya (AHY) selaku Akademisi, Lia Damayanti mewakili Yayasan Special Preneur, Mustika yang adalah Ketua Umum Kohati dan Rudi seorang Lawyer Profesional.

BACA LAINNYA  Wakil Bupati Tanjab Barat Katamso Buka Turnamen Sepak Bola Camat Betara Cup 2025

Menanggapi kerennya Talk Show konsepsi Kohati itu, Agit Wijaya Kusuma sebagai pihak Special Preneur yang sangat “care” terhadap issu-issu keperempuanan menyampaikan bahwa banyak masalah yang sedang dihadapi perempuan. “Saya melihat maraknya pelecehan seksual baru-baru ini, membuat kita sangat terpukul. Betapa tidak, perempuan sebagai rumah yang menghadirkan dan mendidik generasi masa depan, harusnya dijaga, tapi malah direndahkan dengan hasrat membabi buta”, ucap Agit.

“Terpampang jelas bahwa perempuan sering sekali hanya di jadikan objek fantasi dan ekspresi birahi hewani. Sekedar memuaskan hasrat, hingga merusak generasi”, tambahnya. “Jika sudah kacau begini, maka kita harus terus mendorong semua pihak secara bersama-sama ambil peran menjaga perempuan”, tandasnya.

Agit selaku pemuda yang aktif membantu kegiatan komunitas dan organisasi itu, mengajak siapapun untuk segera turut andil dalam mengedukasi dan mendampingi, demi selamat dan berakhirnya eksploitasi terhadap perempuan. “Untuk semuanya, tidak hanya bagi aktivis perempuan. Selalulah mengupayakan edukasi terhadap masalah hukum yang terjadi di Tanjab Barat ini. Supaya tercipta kondisi yang bisa menyelamatkan generasi muda mendatang serta mengakhiri eksploitasi perempuan”, tuturnya.

BACA LAINNYA  Hadiri Deklarasi Anti Narkotika Yogi Ajak Generasi Muda Suarakan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika

Tidak lupa, Agit juga memberi peringatan khusus bagi perempuan. Menurut pengelola Aksara Caffee itu, perempuan harus memperjuangkan hak-haknya. “Jangan mau terus disalahkan ketika mengambil langkah berkarir, jangan hanya terkunci di lingkaran domestik, ambil langkah tegas dan tingkatkan kualitas diri”, ucap Agit.

“Dan sesama perempuan harus saling tingkatkan solidaritas, jangan iri jika perempuan lain yang hebat dan berkualitas. Harus saling mensupport, bergandengan tangan sesama perempuan”, jelasnya.

BACA LAINNYA  Bupati Tanjab Barat Hadiri Tabligh Akbar dan Reuni Akbar Menyambut Tahun Baru Islam 1446 H

Karena kurangnya suara perlawanan dari perempuan, Agit mendorong agar Perempuan berani speak up. Menurutnya, ruang publik hanya didominasi oleh laki-laki, sehingga perempuan dianggap mudah untuk dieksploitasi. Support lingkungan keluarga juga menjadi perhatian Agit.

Ia mengajak orang tua berperan memberikan kebutuhan utama pada anak perempuannya. “Peran orang tua juga harus hadir memberikan perhatian, kasih sayang, dan memberikan rasa aman terhadap anak perempuan nya. Jika tidak, perempuan bisa bertindak diluar batas kontrol diri, sehingga menjadi mangsa yang siap dieksploitasi,” ungkapnya.

“Saya berharap perempuan harus berkualitas, saling mengsupport antar perempuan, berani mengambil keputusan dan tegas terhadap diri nya sendiri”, tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Tanamkan Budaya Sadar Sampah, Mapala STAI An – Nadwah Bagikan Tong Sampah Kemasyarakat

Berita

Buka Kegiatan Pemilihan Duta Bertutur Bupati Anwar Sadat Ajak Guru dan Orang Tua Tingkatkan Minat Baca Anak

Berita

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Desa Kempas Jaya

Berita

Fraksi Partai Golkar DPRD Tanjab Barat Soroti Kemandirian Fiskal hingga Infrastruktur dalam Pandangan Umum LKPJ 2025

Berita

Bupati Anwar Sadat Turut Turun Langsung Gotong Royong Masjid dalam Rangka Menyambut Ramadhan 1446

Berita

Rapat Paripurna DPRD Wabup Katamso Sampaikan Tanggapan Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda APBD 2026

Berita

Bupati Beserta Gubernur Hadiri SPECTAPRENEUR SMANSA EXPO 5 Tahun 2023

Berita

Bupati Tanjab Barat Lakukan Audiensi dengan Bappenas RI Terkait Pembangunan Infrastuktur