Polisi Terbitkan DPO Oknum Kepala Sekolah Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Fraksi Golkar Minta Pemerintah Daerah Perhatikan Target RPJMD di Akhir Masa Jabatan Bupati dan Soroti Soal Sampah Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Serahkan 1467 SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tiga Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Di Tebing Tinggi Tanjab Barat Diamankan Polisi Petani Pangkal Babu Sukses Budidaya Semangka, Keuntungan Diperkirakan Tembus Ratusan Juta

Home / Berita / Pendidikan

Minggu, 28 April 2024 - 21:57 WIB

Momen Hari Kartini, Agit Wijaya Tokoh Pemuda Tanjab Barat Soroti Terkait Eksploitasi Perempuan

Foto: Agit Wijaya Kusuma Tokoh Pemuda Tanjab Barat, Penggerak Disabilitas, Anggota Specialpreneur

Foto: Agit Wijaya Kusuma Tokoh Pemuda Tanjab Barat, Penggerak Disabilitas, Anggota Specialpreneur

Kuala Tungkal (e-tivinews.id) – Peringati Hari Kartini, Kohati Tanjab Barat bersama Special Preneur gelar Talk Show di Caffee One By One – Jalan Beringin, Sabtu malam (27/04/2024).

Talk Show yang menjunjung semangat perjuangan Kartini itu mengusung Tema: “Menyelamatkan Generasi Mendatang, Mengakhiri Eksploitasi Perempuan”. Acara yang didominasi oleh hadirin kaum perempuan itu menunjukkan antusias aktivis, pengamat, pemerhati, dan sosok yang perduli terhadap issu keperempunan.

Terlihat jelas masalah yang dihadapi perempuan dibahas dengan cerdas oleh anggota/pengurus HMI dan Kohati, Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Organisasi Kepemudaan (OKP), dan Pelajar. Semakin berkualitas Talk Show itu karena menghadirkan Narasumber ternama seperti Ahmad Harun Yahya (AHY) selaku Akademisi, Lia Damayanti mewakili Yayasan Special Preneur, Mustika yang adalah Ketua Umum Kohati dan Rudi seorang Lawyer Profesional.

BACA LAINNYA  Wakil Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi Bimtek Karang Taruna

Menanggapi kerennya Talk Show konsepsi Kohati itu, Agit Wijaya Kusuma sebagai pihak Special Preneur yang sangat “care” terhadap issu-issu keperempuanan menyampaikan bahwa banyak masalah yang sedang dihadapi perempuan. “Saya melihat maraknya pelecehan seksual baru-baru ini, membuat kita sangat terpukul. Betapa tidak, perempuan sebagai rumah yang menghadirkan dan mendidik generasi masa depan, harusnya dijaga, tapi malah direndahkan dengan hasrat membabi buta”, ucap Agit.

“Terpampang jelas bahwa perempuan sering sekali hanya di jadikan objek fantasi dan ekspresi birahi hewani. Sekedar memuaskan hasrat, hingga merusak generasi”, tambahnya. “Jika sudah kacau begini, maka kita harus terus mendorong semua pihak secara bersama-sama ambil peran menjaga perempuan”, tandasnya.

BACA LAINNYA  Peringati Hari Pahlawan Bupati Bersama Unsur Forkopimda Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

Agit selaku pemuda yang aktif membantu kegiatan komunitas dan organisasi itu, mengajak siapapun untuk segera turut andil dalam mengedukasi dan mendampingi, demi selamat dan berakhirnya eksploitasi terhadap perempuan. “Untuk semuanya, tidak hanya bagi aktivis perempuan. Selalulah mengupayakan edukasi terhadap masalah hukum yang terjadi di Tanjab Barat ini. Supaya tercipta kondisi yang bisa menyelamatkan generasi muda mendatang serta mengakhiri eksploitasi perempuan”, tuturnya.

Tidak lupa, Agit juga memberi peringatan khusus bagi perempuan. Menurut pengelola Aksara Caffee itu, perempuan harus memperjuangkan hak-haknya. “Jangan mau terus disalahkan ketika mengambil langkah berkarir, jangan hanya terkunci di lingkaran domestik, ambil langkah tegas dan tingkatkan kualitas diri”, ucap Agit.

“Dan sesama perempuan harus saling tingkatkan solidaritas, jangan iri jika perempuan lain yang hebat dan berkualitas. Harus saling mensupport, bergandengan tangan sesama perempuan”, jelasnya.

BACA LAINNYA  Terkait Pernyataan PJ Rektor UNBARI Tentang Dualisme Dimedia Kuasa Hukum YPJ Angkat Bicara

Karena kurangnya suara perlawanan dari perempuan, Agit mendorong agar Perempuan berani speak up. Menurutnya, ruang publik hanya didominasi oleh laki-laki, sehingga perempuan dianggap mudah untuk dieksploitasi. Support lingkungan keluarga juga menjadi perhatian Agit.

Ia mengajak orang tua berperan memberikan kebutuhan utama pada anak perempuannya. “Peran orang tua juga harus hadir memberikan perhatian, kasih sayang, dan memberikan rasa aman terhadap anak perempuan nya. Jika tidak, perempuan bisa bertindak diluar batas kontrol diri, sehingga menjadi mangsa yang siap dieksploitasi,” ungkapnya.

“Saya berharap perempuan harus berkualitas, saling mengsupport antar perempuan, berani mengambil keputusan dan tegas terhadap diri nya sendiri”, tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

PT WKS Bantah Dugaan Penggelapan Pajak Oleh Pihak Kamijo, Ketua Komisi II : Kita Kroscek sama-sama kelapangan

Berita

Wakil Bupati Tanjab Barat Hairan, SH Buka Secara Resmi Rakor Camat dan Lurah

Berita

Terpilih Secara Aklamasi, Ahmad Jahfar Kembali Nahkodai MD KAHMI Tanjab Barat

Berita

Syufrayogi Politisi Muda Golkar Nahkodai MPC Pemuda Pancasila Tanjab Barat

Berita

Bupati Turut Hadiri Buka Bersama DPD Partai Golkar Tanjab Barat

Berita

Pelaku Begal Payudara Tak Kunjung Tertangkap Kohati Tanjab Barat :Tak Ada Perkembangan

Berita

Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Minta Bupati Langsung Panggil Pihak PT. WKS Cari Solusi Banjir di Bramitam

Berita

Minggu ke-3 Pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Tingkat SD dan SMP