Syufrayogi Syaiful Resmi Nahkodai DPD Partai GOLKAR Tanjab Barat, Bawa Arah Baru Untuk Partai GOLKAR Jelang Musda DPD Golkar Tanjab Barat ke XI, SC : Baru Syufrayogi yang Ambil Formulir Gelar Rilis Akhir Tahun, Kapolres Tanjab Barat Paparkan Capaian Penyelesaian Kasus Selama Tahun 2025 GOW Tanjab Barat Gelar Peringatan Hari Ibu Ke-97 Bertajuk “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045” KORMI Tanjab Barat Gelar Raker Rancang Program Berkolaborasi dengan 18 Induk Olahraga

Home / Berita / Daerah / Ekonomi

Kamis, 27 Januari 2022 - 13:36 WIB

Pedagang Mengeluh, Harga Daging Ayam Melangit

Tanjab Barat (etivinews.id)-Melonjaknya harga daging ayam dipasaran membuat sejumlah pedagang mengeluh. Pasalnya daging ayam yang biasanya dijual seharga Rp 27.000-35.000 kini mencapai Rp 45.000

Hal tersebut juga dirasakan Arifin pedagang keliling. Setiap hari arifin menjajakan sayur, ikan dan juga daging ayam berkeliling hingga ke desa-desa. Namun kini ia tak bisa menjual daging ayam lagi dikarenakan harga yang melonjak.

BACA LAINNYA  Ketua Komisi II Syufrayogi Syaiful Pimpin Rapat Hearing Bersama Kamijo dan Pihak Pemda, Peserta Rapat Kecewa terhadap PT WKS, ada apa?

“Tak jual lagi, karna harganya mahal nian, dipasar bisa 43.000 lah tapi kami nak jual berape lagi” ujarnya Rabu (27/01/22).

“Ikan pun naik ni, karna nelayan kelaut tak banyak dapat ikan” tambahnya

Tingginya harga daging ayam tidak hanya dikeluhkan oleh sejumlah pedagang namun sejumlah masyarakatpun ikut merasakannya

BACA LAINNYA  KORMI Tanjab Barat Gelar Bimtek Tingkatkan Pemahaman Pelaporan Keuangan dan Perpajakan

Siti Aminah sebagai pembeli mengatakan ” ya kalau harga mahal gini tetap beli ya tapi dak bisa sekilo ya paling setengah kilo atau beli 15 ribu, tapi semenjak naik ni mamang ee (arifin) tak pernah bawa ayam kedarat” ujarnya

BACA LAINNYA  Wakil Bupati Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-77 Tahun 2022 di SMPN 2 Kuala Tungkal

Akibat melonjaknya harga daging ayam ini juga berimbas kepada pedagang pedagang kecil yang harus menggunakan daging ayam seperti pedagang soto ataupun rumah makan. Mereka harus mengurangi porsi daging ayam dari dagangan mereka.

Berdasarkan keterangan dari pedagang mereka menduga mahalnya daging ayam ini diakibatkan mahalnya harga pakan ternak (*)

 

Share :

Baca Juga

Berita

KORMI Tanjab Barat Gelar Halal Bihalal : Pererat Silaturahmi Bersama Inorga

Berita

Pemkab Tanjab Barat Gelar Aksi Berbagi Air Bersih Kepada Masyarakat

Berita

Proyek Gedung Banggar Puluhan Miliar Milik Kabupaten Tanjab Barat Disorot, Siapa Diuntungkan?

Berita

H. Assek Resmi Nahkodai BPD KKSS Tanjab Barat

Berita

Tinjau Kembali Lokasi MTQ Tingkat Kabupaten Tanjab Barat ke-50 di Desa Suak Labu, Anwar Sadat : Sejauh Ini Persiapan Sudah Maksimal

Berita

Abit, Kesenian Atraksi Api yang Sempat Redup Kini Kembali Di Gelar Di Parit 5 Darat Kuala Tungkal

Berita

Bacaleg Perempuan Golkar Tanjab Barat Siap Tempur Hadapi Kontestasi Pemilu 2024

Berita

Bupati Anwar Sadat Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat Terkait RPJPD 2025-2045