Sinergitas IGI Tanjab Barat Bersama Disdikbud Tanjab Barat dan Tanoto Foundation Dalam Meningkatkan Kualitas Komunitas Belajar di Tanjab Barat Terima Kunjungan Pengurus IWO Tanjab Barat, AKBP Padli: Peran Media Sangat Strategis dalam Membantu Polri Diduga Lakukan Aborsi Seorang Perempuan dan Bayi Ditemukan Meninggal Di Kamar Hotel Di Kuala Tungkal Ikuti Jejak Ridwan Kamil, Kader Muda Nasdem Tanjab Barat Putuskan Gabung Ke Golkar Polres Tanjab Barat Berhasil Amankan Terduga Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Home / Berita / Daerah / Ekonomi

Kamis, 27 Januari 2022 - 13:36 WIB

Pedagang Mengeluh, Harga Daging Ayam Melangit

Tanjab Barat (etivinews.id)-Melonjaknya harga daging ayam dipasaran membuat sejumlah pedagang mengeluh. Pasalnya daging ayam yang biasanya dijual seharga Rp 27.000-35.000 kini mencapai Rp 45.000

Hal tersebut juga dirasakan Arifin pedagang keliling. Setiap hari arifin menjajakan sayur, ikan dan juga daging ayam berkeliling hingga ke desa-desa. Namun kini ia tak bisa menjual daging ayam lagi dikarenakan harga yang melonjak.

BACA LAINNYA  Polres Tanjab Barat Menang Pra Peradilan, Status Tersangka Begal Payudara SAH

“Tak jual lagi, karna harganya mahal nian, dipasar bisa 43.000 lah tapi kami nak jual berape lagi” ujarnya Rabu (27/01/22).

“Ikan pun naik ni, karna nelayan kelaut tak banyak dapat ikan” tambahnya

Tingginya harga daging ayam tidak hanya dikeluhkan oleh sejumlah pedagang namun sejumlah masyarakatpun ikut merasakannya

BACA LAINNYA  Ayah dan Anak Meninggal didalam Tangki Minyak Kapal yang diduga Pengangkut Minyak ilegal, Siapakah yang Bertanggung Jawab?

Siti Aminah sebagai pembeli mengatakan ” ya kalau harga mahal gini tetap beli ya tapi dak bisa sekilo ya paling setengah kilo atau beli 15 ribu, tapi semenjak naik ni mamang ee (arifin) tak pernah bawa ayam kedarat” ujarnya

BACA LAINNYA  Sekretaris Daerah Tanjab Barat Wakili Bupati Resmikan Program dan Kantor Laz Opsezi Tanjab Barat.

Akibat melonjaknya harga daging ayam ini juga berimbas kepada pedagang pedagang kecil yang harus menggunakan daging ayam seperti pedagang soto ataupun rumah makan. Mereka harus mengurangi porsi daging ayam dari dagangan mereka.

Berdasarkan keterangan dari pedagang mereka menduga mahalnya daging ayam ini diakibatkan mahalnya harga pakan ternak (*)

 

Share :

Baca Juga

Berita

Ponpes Al Baqiatush Shalihat Kuala Tungkal Gelar Haul Ke 11 Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab

Berita

SMAN 2 Tanjab Barat Laksanakan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka

Berita

Banjir Rob Kuala Tungkal Kembali Telan Korban Tenggelam

Berita

Ayah dan Anak Meninggal didalam Tangki Minyak Kapal yang diduga Pengangkut Minyak ilegal, Siapakah yang Bertanggung Jawab?

Berita

PBSI Tanjab Barat Seleksi Atlet Untuk Wakili Tanjab Barat di Ajang Kejurprov di Merangin

Berita

Akibat BBM Langka Nelayan Kuala Tungkal Gantung Jaring, Syufrayogi : HNSI akan berdialog dengan pihak Pertamina

Berita

H. Assek Resmi Nahkodai BPD KKSS Tanjab Barat

Berita

Bupati Turut Hadiri Sosialisasi Peran Perempuan Dalam Partisipasi Politik