Udara Kuala Tungkal Memburuk, Dinkes dan IWO Bagikan Ribuan Masker Gratis Fraksi Golkar Setujui Perubahan APBD 2026, Soroti Tata Kelola Obat hingga Optimalisasi PAD Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Satgas Bergerak Maksimal Semangat Merah Putih Tak Luntur Diguyur Hujan, HUT ke-81 RI Diperingati Khidmat di Tanjab Barat Alma Esbeye Meriahkan Malam Hiburan Rakyat HUT ke-61 Tanjab Barat, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Kuala Tungkal

Home / Berita / Daerah

Rabu, 15 Februari 2023 - 21:40 WIB

Wakil Bupati Hairan Ikuti Kampanye Stunting dan Penyerahan Bantuan Antropometri di Betara

BETARA (e-tivinews.id) – Mewakili Bupati, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat H. Hairan, SH mengikuti kegiatan Kampanye Pencegahan Stunting dan Penyerahan Bantuan Antropometri Set Untuk Posyandu di wilayah Kecamatan Betara dan Tebing Tinggi dalam rangka penurunan angka stunting. Rabu (15/02).

Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Camat Betara ini, turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda/mewakili, Dinas Kesehatan, Dinas P3AP2KB, Danramil, Kapolsek, Pimpinan PT. Petrochina International Jabung Ltd, Camat Betara, Camat Tebing Tinggi, Kades, Lurah, Kepala Puskesmas serta tamu undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat H. Hairan, SH menyampaikan bahwa Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

Lebih lanjut, Wabup sampaikan bahwa status gizi berperan penting pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Status gizi yang baik merupakan investasi berharga bangsa, sebaliknya kekurangan gizi berdampak pada kualitas kehidupan dan Kemakmuran suatu bangsa, sehingga perlu diupayakan, diperjuangkan dan ditingkatkan oleh setiap individu dan seluruh komponen bangsa.

BACA LAINNYA  Terkait Pra Peradilan Yang Diajukan Pihak Tersangka Begal Payudara, Ini Tanggapan Keluarga Korban

“Semua ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati hidup sehat yang pada akhirnya dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal,” jelasnya

Disampaikan Wabup, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat besaran masalah gizi mulai mengalami penurunan dan perbaikan. Hal ini terlihat dari menurunnya Prevalensi Stunting dari 44% di tahun 2018 menjadi 21,81% tahun 2019 , 19,8% tahun 2021 serta yang baru saja di launching yaitu 9,9% di tahun 2022, sedangkan balita wasting dari 13,0% di tahun 2018 menjadi 9,3% di tahun 2021 dan 2,7% di tahun 2022.

“Hal ini tentu tidak terlepas dari berbagai upaya yang terus di lakukan mulai dari meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan yang langsung menyentuh sampai ke sasaran yang terdampak, meningkatkan SDM petugas dan kader kader melalui bimbingan teknis atau orientasi dan juga adanya kegiatan kegiatan pergerakan, Advokasi serta sosialisasi seperti yang kita lakukan pada hari ini.” tambahnya

BACA LAINNYA  Bupati Tanjab Barat Lepas Peserta Pawai Takbiran Hari Raya Idul Adha 1444 H/2023 M

“Pada kesempatan ini saya menghimbau dan mengajak kita semua agar terus mengkampanyekan tentang pencegahan Stunting ini. Kepada para kepala OPD, organisasi profesi/akademisi, Mitra pembangunan, lintas sektor dan dunia usaha teruslah berfokus dalam pencegahan dan penanggulangan Stunting, kepada Camat dan Lurah/Kepala Desa agar selalu mengayomi masyarakatnya, mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakatnya.”tutup wabup

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana H. Zaharuddin,SKM mengatakan bahwa sejak tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditetapkan menjadi lokasi fokus penurunan stunting.

Dilanjutkannya bahwa, sebagai optimalisasi pelaksanaan pencegahan stunting perlu diawali dengan komitmen secara masif dan menyeluruh kepada seluruh OPD, dunia usaha dan seluruh lapisan masyarakat.

BACA LAINNYA  Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Rantau Benar

“Alhamdulillah pada hari ini kita dibantu oleh Petro China berupa alat pengukur yang akurat namanya antropometri, jadi antropometri ini akan kita berikan ke posyandu untuk melakukan pengukuran yang benar sesuai dengan alat yang sudah standar dari Kemenkes.” tuturnya

“Mudah-mudahan tidak ada lagi kesalahan dalam pengukuran anak stunting, karena secara manual anak bisa saja meronta sehingga mengakibatkan pengukuran nya yang salah dan terjadilah stunting yang tinggi. InsyaAllah, dengan alat ini tidak lagi terjadi kesalahan dalam pengukuran baik dari tinggi badan maupun berat badan.”jelasnya

Acara diakhiri dengan penyerahan Antropometri oleh Petrochina kepada Wakil Bupati serta dilanjutkan Penyerahan Antropometri dari Wakil Bupati kepada 14 Desa. Dalam hal ini, Wakil Bupati juga memberikan secara langsung vitamin A kepada para balita yang berumur di atas 6 bulan.

Share :

Baca Juga

Berita

Ajang Kompetisi Sepak Bola Tahunan Bupati Cup Tanjab Barat Tahun 2025 Resmi dibuka

Berita

Terkait Penemuan Kerangka Hewan Berukuran Besar, Wakil Bupati Katamso: Akan Dijadikan Sarana Edukasi bagi Generasi Muda

Berita

Jadi Pembicara Kuliah Umum Ilmu Politik UNJA, Yogi: Mahasiswa Fisipol Harus Peka Terhadap Isu-Isu Politik

Berita

Syufrayogi Ketua Granat Tanjab Barat Apresiasi Kinerja Polres dalam Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Tahun 2024

Berita

Hairan Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2023

Berita

Panen 16 Ton Melon, Bupati Anwar Sadat Dorong Kuala Dasal Jadi Sentra Hortikultura Tanjab Barat

Berita

Tiga Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Di Tebing Tinggi Tanjab Barat Diamankan Polisi

Berita

Sekda Tanjab Barat Ikuti Rakor Inflasi Daerah Tahun 2023 Secara Virtual