Peringati Tahun Baru Islam, Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar Bersama Aa Hilman Fauzi Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Raya Al Muttaqin Kuala Tungkal DPD Partai Golkar Tanjab Barat Laksanakan Qurban, Perkuat Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Tanjab Barat Siap Perkuat Ekonomi Desa Pemerintah Hadir untuk Korban, Gubernur dan Pemkab Tinjau Kebakaran Teluk Nilau

Home / Uncategorized

Selasa, 24 September 2024 - 19:17 WIB

Bupati Anwar Sadat Dorong Penambahan Kuota Jaringan Gas untuk Rumah Tangga di Kuala Tungkal

Kuala Tungkal (e-tivinews.id)– Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, berharap adanya penambahan kuota jaringan gas bumi (Jargas) untuk Kota Kuala Tungkal. Harapan ini disampaikan dalam acara Sosialisasi dan Jajak Minat Studi Kelayakan Program Jargas APBN, yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Bupati. Selasa (24/9).

Acara ini merupakan langkah awal dalam menyediakan akses energi yang lebih bersih, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat. Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan pentingnya program Jargas sebagai salah satu prioritas nasional yang bertujuan mendiversifikasi energi, mengurangi subsidi, serta menyediakan energi yang murah dan ramah lingkungan.

BACA LAINNYA  Aksi Cepat Tanggap Bupati Anwar Sadat Atasi Genangan Air di Jalan Kuala Tungkal

“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat menikmati bahan bakar yang aman, bersih, dan mudah diakses,” ujar Bupati Anwar Sadat.

Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi pada 3 September 2024, studi kelayakan Jargas APBN akan difokuskan di Kecamatan Tungkal Ilir, yang mencakup lima kelurahan, yaitu Kampung Nelayan, Tungkal II, Tungkal III, Tungkal Harapan, dan Patunas.

Bupati Anwar Sadat juga menyampaikan harapannya agar kuota Jargas untuk Kota Kuala Tungkal dapat ditingkatkan, mengingat antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap program ini.

BACA LAINNYA  Hello world!

“Mudah-mudahan kuota jaringan gas untuk Kota Kuala Tungkal bisa ditambah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan dibangunnya jaringan gas untuk rumah tangga, masyarakat tidak perlu lagi mengantre di pangkalan untuk membeli elpiji 3 kg. “Mereka akan menikmati aliran gas yang terus tersedia selama 24 jam,” jelasnya.

Sebelumnya, Irwanto, Inspektur Migas dari Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM RI, mengungkapkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (Lemtek UI) dalam penyusunan studi kelayakan Jargas APBN. Tanjung Jabung Barat termasuk dalam 21 kabupaten/kota yang terpilih untuk mengikuti program ini.

BACA LAINNYA  Bupati-Wakil Bupati Hadiri Paripurna DPRD Tanjab Barat, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024, RPJMD 2025–2029, dan Lima Rancangan Perda

Irwanto juga menjelaskan bahwa Tanjab Barat telah menerima pembangunan Jargas pada tahun 2002, yang saat ini telah melayani 3.405 sambungan rumah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanjab Barat, Kepala OPD, tim dari Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM RI, tim dari Lemtek UI, Camat Tungkal Ilir, para lurah, ketua RT, serta tokoh masyarakat.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bangkitkan Semangat Petani Kelapa, Tanjab Barat Siap Jadi Tuan Rumah Pra Munas KOPEK

Daerah

IGI Tanjab Barat Laksanakan Kegiatan POP Tahun Ke-3, Peningkatan Kualitas Guru dan Kepala Sekolah Tingkat SMP

Uncategorized

Bupati Tanjab Barat Hadiri Entry Meeting Tim BPK RI Perwakilan Jambi untuk Pemeriksaan Interim LKPD TA 2023

Uncategorized

Granat Tanjabar Minta Bupati Lakukan Tes Urine Bagi ASN Guna Ciptakan Pemerintahan Bersih Narkoba

Uncategorized

Sekretariat DPRD Tanjab Barat Gandeng Menwa dan IARMI Kolaborasi Lakukan Bakti Sosial

Uncategorized

Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini, TK Fajar Ananda Selenggarakan Market Day

Uncategorized

Iringi Anak-Anak Sunatan Massal Bupati dan Ketua TP-PKK Tanjab Barat Naik Becak

Uncategorized

GOW Tanjab Barat Gelar Puncak Peringatan Hari Kartini ke-147, Wujudkan Kesetaraan Gender dan Perempuan yang Berdaya