Kuala Betara (e-tivinews.id)– Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Fraksi Partai Golkar, Dedi Hadi, SH, melaksanakan kegiatan reses di Desa Sungai Dualap, Kecamatan Kuala Betara, Kamis (05/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dedi Hadi menyampaikan sejumlah hal strategis yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani kelapa dalam. Salah satu yang menjadi perhatian adalah mendorong percepatan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bagi petani kelapa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Menurutnya, potensi perkebunan kelapa dalam di Tanjung Jabung Barat perlu mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih optimal, baik dari sisi pendanaan, pengembangan perkebunan maupun peningkatan produktivitas petani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan dan penguatan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) kelapa dalam sebagai wadah bagi para petani untuk memperkuat kelembagaan, menyampaikan kebutuhan, serta memperoleh akses terhadap berbagai program bantuan pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi Hadi menyampaikan: “Petani kelapa merupakan salah satu bagian penting dalam menopang perekonomian masyarakat di Tanjung Jabung Barat. Karena itu, kita perlu mendorong agar dukungan pendanaan dari BPDP dapat segera direalisasikan dan dimanfaatkan untuk pengembangan perkebunan kelapa dalam. Kita juga perlu memperkuat peran Gapoktan agar para petani memiliki kelembagaan yang kuat dan dapat mengakses program-program pemerintah.”
Selain membahas sektor perkebunan, masyarakat nelayan yang hadir juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kecamatan Kuala Betara. Fasilitas tersebut dinilai membantu masyarakat nelayan dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk menunjang aktivitas melaut.
Dedi Hadi turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap keberadaan SPBN tersebut. Menurutnya, fasilitas penunjang bagi nelayan perlu terus diperhatikan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.
“Kita berharap keberadaan SPBN ini dapat terus memberikan kemudahan bagi nelayan dalam memperoleh bahan bakar untuk melaut. Ini merupakan salah satu kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas dan meningkatkan produktivitas masyarakat nelayan,” ungkapnya.
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Perkebunan dan Peternakan, penyuluh pertanian, tim verifikasi, Bhabinkamtibmas (BKTM), Sekretaris Desa Sungai Dualap, serta masyarakat setempat.
Melalui kegiatan reses ini, berbagai masukan dan aspirasi masyarakat, baik dari sektor perkebunan maupun perikanan, diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dan pembahasan dalam mendorong program pembangunan yang tepat sasaran di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.etv*






