Fraksi Golkar Setujui Perubahan APBD 2026, Soroti Tata Kelola Obat hingga Optimalisasi PAD Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Satgas Bergerak Maksimal Semangat Merah Putih Tak Luntur Diguyur Hujan, HUT ke-81 RI Diperingati Khidmat di Tanjab Barat Alma Esbeye Meriahkan Malam Hiburan Rakyat HUT ke-61 Tanjab Barat, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Kuala Tungkal Muscam XI Partai Golkar Kecamatan Betara Tetapkan Kateni sebagai Pimpinan Kecamatan Secara Aklamasi

Home / Berita / Daerah / Ekonomi

Jumat, 27 Mei 2022 - 18:20 WIB

Terkait Tiang Pancang Jaring Nelayan yang Roboh, Syufrayogi: Jangan sampai Kejadian Serupa Terulang Kembali

Tanjabbarat (etivinews.id)– Sekelompok Nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tanjung Jabung Barat mengadukan insiden yang terjadi pada 17 April 2022 kepada pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kuala Tungkal pada Senin, 25 Mei 2022. Insiden ini menyebabkan robohnya tiang awangan (pancang jaring) yang diindikasikan kuat ditumbur Oleh kapal Tongkang yang Melintas.

BACA LAINNYA  Bersama Forkopimda, Hamdani Sambut Hangat Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol di Tanjab Barat

Turut hadir pada pertemuan itu, Pihak KSOP Kuala Tungkal beserta agen-agen Kapal yang melintas di tanggal kejadian, Dinas Kelautan dan Perikanan, HNSI dan kelompok Nelayan.

Insiden ini menyababkan kerugian puluhan juta rupiah sebagaimana yang diungkapkan oleh Kurnain selaku Ketua Kelompok Nelayan yang menjadi korban. “Ada sebanyak 60 tiang awangan yang roboh dan patah, kerugian yang kami alami ditaksir sebesar Rp. 40.000.000,-.” Jelas Kurnain

BACA LAINNYA  Atasi Inflasi, Pjs. Bupati Tanjung Jabung Barat Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Syufrayogi Syaiful, S.Ip selaku Ketua HNSI Tanjung Jabung Barat sangat menyayangkan pristiwa yang terjadi dan berharap kedepan tidak terulang kembali kejadian yang sama.

“Saya sangat menyayangkan insiden yang terjadi sehingga berakibat terganggunya aktivitas kawan-kawan nelayan yang tidak bisa melaut dan saya berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari” Ungkap Yogi

BACA LAINNYA  Bupati Sampaikan Pendapat Akhir Atas Keputusan DPRD Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2023

Yogi juga menambahkan bahwa perlu adanya penanda yang dipasang dilaut sebagai penunjuk arah agar kapal-kapal yang melintas tidak keluar arah. “Kedepannya harus ada lampu penanda di laut (lampu boyar) agar kapal-kapal yang melintas tidak keluar dari arah yang seharusnya mereka lewati“ tambah nya.

Share :

Baca Juga

Berita

Wakil Bupati Tanjab Barat Ikuti Senam Bersama Haornas ke-40 dan HUT TNI ke-78

Berita

Patut Diapresiasi, Si Alang karya anak Kuala Tungkal yang Mengangkat Kearifan Lokal Kuala Tungkal

Berita

KORMI Tanjab Barat Gelar Bimtek Tingkatkan Pemahaman Pelaporan Keuangan dan Perpajakan

Berita

Bupati Buka Secara Resmi SMANSA EXPO FESTO FANSIA dalam Rangka Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2022

Berita

Ketua Umum IGI Hadiri Langsung Kegiatan Pendampingan POP IGI Tanjab Barat di SMPN 2 Betara

Berita

Fraksi Partai Golkar DPRD Tanjab Barat Soroti Kemandirian Fiskal hingga Infrastruktur dalam Pandangan Umum LKPJ 2025

Berita

Tersangka Kasus Begal Payudara Ajukan Pra Peradilan, OKP Bidang Perempuan : Gangguan Jiwa Kok Boleh Bawa Mobil?

Berita

HBA Lakukan Reses Guna Serap Aspirasi Masyarakat, Ketua DPD II Partai Golkar Ahmad Jahfar Turut Dampingi