Kuala Tungkal (e-tivinews.id)-Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, Bupati Anwar Sadat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri dan secara resmi membuka pelaksanaan Ujian Tahdid Mustawa bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Baqiyatush Shalihat pada Senin (20/04/26).
Ujian Tahdid Mustawa merupakan tahapan penting untuk mengukur kemampuan bahasa Arab para calon mahasiswa sebelum memulai perkuliahan di Kairo, Mesir. Kehadiran Bupati dalam kegiatan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang menempuh pendidikan Islam di tingkat internasional.
Kehadiran Bupati dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan dan pengembangan generasi muda berdaya saing internasional.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat mengungkapkan rasa bangga kepada para santri yang memiliki tekad untuk menempuh pendidikan hingga ke luar negeri, khususnya di Universitas Al-Azhar yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam tertua dan paling bergengsi di dunia dengan prinsip moderasi beragama atau wasathiyah.
“Para peserta diharapkan dapat mengikuti ujian ini dengan penuh konsentrasi agar memperoleh hasil yang maksimal,” ujarnya.
Sebanyak 14 peserta mengikuti Ujian Tahdid Mustawa, terdiri dari 11 santriwan dan 3 santriwati. Ujian ini menjadi tahapan penting bagi calon mahasiswa sebelum memulai perkuliahan di Kairo, Mesir, guna mengukur kemampuan bahasa Arab sebagai modal utama dalam memahami materi perkuliahan.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan tersebut. Dukungan itu di antaranya melalui penyediaan akses internet oleh Dinas Komunikasi dan Informatika, serta peluang bantuan maupun beasiswa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan melalui Kementerian Agama dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
“Pemerintah daerah menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami juga mengapresiasi terbentuknya Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren yang saat ini beranggotakan sekitar 38 pesantren di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi pesantren lainnya untuk mempersiapkan santri melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Hamdani, Lc., M.Ag., menegaskan pentingnya peran Forum Komunikasi Pimpinan Pondok Pesantren (FKPP) dalam menjaring dan mendampingi santri berpotensi, terutama yang berasal dari wilayah pelosok dan memiliki keterbatasan akses informasi untuk melanjutkan studi ke Mesir.
“Kami siap menjembatani dan mendampingi santri dari seluruh pondok pesantren di Tanjung Jabung Barat agar memiliki kesempatan yang sama untuk menembus Universitas Al-Azhar maupun perguruan tinggi lainnya di Timur Tengah,” ungkapnya.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan turut dihadiri anggota DPRD, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Baznas, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.










