Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Satgas Bergerak Maksimal Alma Esbeye Meriahkan Malam Hiburan Rakyat HUT ke-61 Tanjab Barat, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Kuala Tungkal Muscam XI Partai Golkar Kecamatan Betara Tetapkan Kateni sebagai Pimpinan Kecamatan Secara Aklamasi Peringati Tahun Baru Islam, Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar Bersama Aa Hilman Fauzi Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Raya Al Muttaqin Kuala Tungkal

Home / Berita / Daerah

Rabu, 7 Februari 2024 - 15:47 WIB

Pemkab Tanjab Barat Ajak Masyarakat Melestarikan Lahan Basah Untuk Keseimbangan Ekosistem Dan Kesejahteraan Masyarakat.

Betara (e-tivinews.id) – Hari Lahan Basah Sedunia disambut dengan seruan penting dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan lahan basah. Dalam peringatan ini, Bupati Tanjab Barat yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, MM., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam pelestarian lahan basah demi keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan bersama.

Kegiatan yang di gelar Rabu (07/02/24) di Wisata Embung Desa Muntialo Kecamatan Betara tersebut turut dihadiri Menteri LHK RI yang diwakili Analis Kebijakan Ahli Utama, Deputi Bidang Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI, Unsur Forkopimda Tanjab Barat, Kepala OPD lingkup Provinsi Jambi, Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Tanjab Barat, Kesatuan Pengelolaan Hutan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK, pimpinan perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Forum DAS Provinsi Jambi dan Kab. Tanjab Barat, para Green Ambasador, para kelompok sadar wisata dan para guru serta pelajar.

BACA LAINNYA  SMKN 1 Tanjab Barat Gelar Perpisahan Siswa/i Kelas XII, Plt Kepala Sekolah : Ini Merupakan Bentuk Kemandirian dan Kreatifitas Siswa/i

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Firdaus Khatab menyampaikan bahwa Lahan basah memegang peran vital dalam menjaga ekosistem. Sebagai sumber daya air dan habitat alami bagi flora dan fauna, keberadaannya mendukung kehidupan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki kekayaan lahan basah yang meliputi gambut, rawa, dan hutan bakau, yang menjadi pondasi bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengajak masyarakat untuk melakukan tindakan konkret.

“Pertama, melakukan Penanaman Pohon, penanaman pohon di sekitar lahan basah untuk memperkuat ekosistem dan menjaga keberlanjutan air, kedua menyadari pentingnya tidak membuang sampah sembarangan ke lahan basah guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dan ketiga pengembangan Budidaya Ramah Lingkungan yakni mendorong kegiatan budidaya yang ramah lingkungan di sekitar lahan basah untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan ekonomi lokal,” lanjutnya

BACA LAINNYA  Hadirnya Ayam "Berkaki Tiga" di Kuala Tungkal Sebagai Tanda Dunia Akhir Jaman?

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penanaman serentak dan upaya lainnya dalam pelestarian lahan basah. Semoga upaya ini memberikan dampak positif yang besar bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Tanjab Barat mengingatkan kembali pentingnya menjaga dan melestarikan Lahan Basah sebagai tanggung jawab bersama untuk generasi saat ini dan yang akan datang.

“Kelola dengan Bijak, mengelola lahan basah sebagai aset berharga yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan selain itu, bangun kesadaran masyarakat tentang perlunya pelestarian lahan basah untuk keberlangsungan lingkungan hidup.” Katanya.

Sementara itu Menteri LHK yang diwakili Analis Kebijakkan Ahli Utama Dr. Ir. Ruandha Agung Sugardiman, M.Sc., menambahkan penanaman pohon serentak merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya pada awal musim penghujan 2024.

BACA LAINNYA  ASTA Tanjab Barat Raih Medali Emas di FORPROV 2024

“Penanaman pohon sebagai upaya konkrit dan strategis dalam mengatasi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, polusi dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati. Pohon memiliki manfaat multiguna untuk manusia dan seluruh makhluk hidup, bukan hanya menyediakan oksigen tetapi juga menjadi tempat penyimpanan karbon yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya,” ungkapnya

Ia menyampaikan, pihaknya berkomitmen dalam mengurangi emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya melalui Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

“Kita tahu dari aksi penanaman pohon dapat mengurangi risiko bencana dan pengendalian perubahan iklim. Menanam pohon tidaklah berat, merawat dan menjaga pohon untuk tetap tumbuh akan menuai kebaikan.” katanya

 

Share :

Baca Juga

Berita

Silaturahmi Lebaran, Warga Mekar Tanjung Pererat Kebersamaan dengan Syufrayogi Syaiful

Berita

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Tanggapan atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda Perubahan APBD 2025

Berita

Pemkab Tanjab Barat Terima Kunjungan Safari Ramadhan SKK Migas Sumbagsel

Berita

Agus Sanusi Hadiri Rapat Paripurna Kedua Dalam Rangka Penyampaian Pemandangan Umum Anggota DPRD

Berita

Pjs Bupati Tanjab Barat Fery Kusnadi Ikuti Upacara dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-96

Berita

Hijabers Mom Community Tanjab Barat Bagikan 400 Takjil Kepada Masyarakat

Berita

Terkait Tiang Pancang Jaring Nelayan yang Roboh, Syufrayogi: Jangan sampai Kejadian Serupa Terulang Kembali

Berita

Pjs Bupati Ikuti Kegiatan Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pilkada 2024