Pemerintah Hadir untuk Korban, Gubernur dan Pemkab Tinjau Kebakaran Teluk Nilau Wabup Katamso Sambut Kunjungan Anggota DPR RI Cek Endra di Tanjab Barat Hery Saputra Ungkap Kondisi Jembatan Harmoko Kian Memburuk, Respon Pemerintah Dipertanyakan Jum’at Ramadhan Berkah, IWO Tanjab Barat Berbagi Ratusan Takjil dan Santuni Anak Yatim Piatu di Kuala Tungkal Wabup Katamso Hadiri RUPS Bank 9 Jambi, Gubernur Pastikan Transaksi Aman Pasca Insiden Siber

Home / Berita / Daerah

Rabu, 7 Februari 2024 - 15:47 WIB

Pemkab Tanjab Barat Ajak Masyarakat Melestarikan Lahan Basah Untuk Keseimbangan Ekosistem Dan Kesejahteraan Masyarakat.

Betara (e-tivinews.id) – Hari Lahan Basah Sedunia disambut dengan seruan penting dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan lahan basah. Dalam peringatan ini, Bupati Tanjab Barat yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, MM., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam pelestarian lahan basah demi keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan bersama.

Kegiatan yang di gelar Rabu (07/02/24) di Wisata Embung Desa Muntialo Kecamatan Betara tersebut turut dihadiri Menteri LHK RI yang diwakili Analis Kebijakan Ahli Utama, Deputi Bidang Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI, Unsur Forkopimda Tanjab Barat, Kepala OPD lingkup Provinsi Jambi, Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Tanjab Barat, Kesatuan Pengelolaan Hutan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK, pimpinan perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Forum DAS Provinsi Jambi dan Kab. Tanjab Barat, para Green Ambasador, para kelompok sadar wisata dan para guru serta pelajar.

BACA LAINNYA  Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Bergabung dalam Retreat Akmil, Siap Dapat Pembekalan dari Pemimpin Nasional

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Firdaus Khatab menyampaikan bahwa Lahan basah memegang peran vital dalam menjaga ekosistem. Sebagai sumber daya air dan habitat alami bagi flora dan fauna, keberadaannya mendukung kehidupan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki kekayaan lahan basah yang meliputi gambut, rawa, dan hutan bakau, yang menjadi pondasi bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengajak masyarakat untuk melakukan tindakan konkret.

“Pertama, melakukan Penanaman Pohon, penanaman pohon di sekitar lahan basah untuk memperkuat ekosistem dan menjaga keberlanjutan air, kedua menyadari pentingnya tidak membuang sampah sembarangan ke lahan basah guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dan ketiga pengembangan Budidaya Ramah Lingkungan yakni mendorong kegiatan budidaya yang ramah lingkungan di sekitar lahan basah untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan ekonomi lokal,” lanjutnya

BACA LAINNYA  Pjs Bupati Tanjab Barat Fery Kusnadi Ikuti Upacara dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-96

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penanaman serentak dan upaya lainnya dalam pelestarian lahan basah. Semoga upaya ini memberikan dampak positif yang besar bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Tanjab Barat mengingatkan kembali pentingnya menjaga dan melestarikan Lahan Basah sebagai tanggung jawab bersama untuk generasi saat ini dan yang akan datang.

“Kelola dengan Bijak, mengelola lahan basah sebagai aset berharga yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan selain itu, bangun kesadaran masyarakat tentang perlunya pelestarian lahan basah untuk keberlangsungan lingkungan hidup.” Katanya.

Sementara itu Menteri LHK yang diwakili Analis Kebijakkan Ahli Utama Dr. Ir. Ruandha Agung Sugardiman, M.Sc., menambahkan penanaman pohon serentak merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya pada awal musim penghujan 2024.

BACA LAINNYA  Wabup Katamso Hadiri Pengukuhan Pengurus IKM Kabupaten Tanjab Barat dan Kecamatan Tungkal Ilir Periode 2025-2030

“Penanaman pohon sebagai upaya konkrit dan strategis dalam mengatasi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, polusi dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati. Pohon memiliki manfaat multiguna untuk manusia dan seluruh makhluk hidup, bukan hanya menyediakan oksigen tetapi juga menjadi tempat penyimpanan karbon yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya,” ungkapnya

Ia menyampaikan, pihaknya berkomitmen dalam mengurangi emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya melalui Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

“Kita tahu dari aksi penanaman pohon dapat mengurangi risiko bencana dan pengendalian perubahan iklim. Menanam pohon tidaklah berat, merawat dan menjaga pohon untuk tetap tumbuh akan menuai kebaikan.” katanya

 

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati dan Wabup Hadiri Paripurna Keempat DPRD Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda APBD Tanjab Barat TA. 2026

Berita

Partai Golkar Solid Dukung UAS-KATAMSO Sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Tanjab Barat 2024-2029

Berita

Tiga Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Di Tebing Tinggi Tanjab Barat Diamankan Polisi

Berita

Bacaleg Perempuan Golkar Tanjab Barat Siap Tempur Hadapi Kontestasi Pemilu 2024

Berita

DPC KPPI Tanjab Barat Resmi Terdaftar di Badan Kesbangpol Tanjab Barat

Berita

Akibat BBM Langka Nelayan Kuala Tungkal Gantung Jaring, Syufrayogi : HNSI akan berdialog dengan pihak Pertamina

Berita

Pengeroyokan Kader HMI di UIN Jambi, Raudah Ketua Kohati Cabang Tanjab Barat Angkat Bicara

Berita

Panen Perdana Padi di Desa Tanjung Senjulang, Bupati Komitmen Majukan Petani