Udara Kuala Tungkal Memburuk, Dinkes dan IWO Bagikan Ribuan Masker Gratis Fraksi Golkar Setujui Perubahan APBD 2026, Soroti Tata Kelola Obat hingga Optimalisasi PAD Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Satgas Bergerak Maksimal Semangat Merah Putih Tak Luntur Diguyur Hujan, HUT ke-81 RI Diperingati Khidmat di Tanjab Barat Alma Esbeye Meriahkan Malam Hiburan Rakyat HUT ke-61 Tanjab Barat, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Kuala Tungkal

Home / Berita / Daerah

Rabu, 7 Februari 2024 - 15:47 WIB

Pemkab Tanjab Barat Ajak Masyarakat Melestarikan Lahan Basah Untuk Keseimbangan Ekosistem Dan Kesejahteraan Masyarakat.

Betara (e-tivinews.id) – Hari Lahan Basah Sedunia disambut dengan seruan penting dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan lahan basah. Dalam peringatan ini, Bupati Tanjab Barat yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Firdaus Khatab, MM., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam pelestarian lahan basah demi keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan bersama.

Kegiatan yang di gelar Rabu (07/02/24) di Wisata Embung Desa Muntialo Kecamatan Betara tersebut turut dihadiri Menteri LHK RI yang diwakili Analis Kebijakan Ahli Utama, Deputi Bidang Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove RI, Unsur Forkopimda Tanjab Barat, Kepala OPD lingkup Provinsi Jambi, Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Tanjab Barat, Kesatuan Pengelolaan Hutan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK, pimpinan perusahaan, Lembaga Swadaya Masyarakat, Forum DAS Provinsi Jambi dan Kab. Tanjab Barat, para Green Ambasador, para kelompok sadar wisata dan para guru serta pelajar.

BACA LAINNYA  SMAN 2 TANJAB BARAT GELAR PELEPASAN SISWA/I KELAS XII: ASISTEN 1 MEWAKILI BUPATI : SMAN 2 10 BESAR TERFAVORIT DI PROVINSI JAMBI

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Firdaus Khatab menyampaikan bahwa Lahan basah memegang peran vital dalam menjaga ekosistem. Sebagai sumber daya air dan habitat alami bagi flora dan fauna, keberadaannya mendukung kehidupan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki kekayaan lahan basah yang meliputi gambut, rawa, dan hutan bakau, yang menjadi pondasi bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengajak masyarakat untuk melakukan tindakan konkret.

“Pertama, melakukan Penanaman Pohon, penanaman pohon di sekitar lahan basah untuk memperkuat ekosistem dan menjaga keberlanjutan air, kedua menyadari pentingnya tidak membuang sampah sembarangan ke lahan basah guna menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dan ketiga pengembangan Budidaya Ramah Lingkungan yakni mendorong kegiatan budidaya yang ramah lingkungan di sekitar lahan basah untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan ekonomi lokal,” lanjutnya

BACA LAINNYA  Bupati Tanjung Jabung Barat Pimpin Upacara Peringatan HUT Pramuka ke-63

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penanaman serentak dan upaya lainnya dalam pelestarian lahan basah. Semoga upaya ini memberikan dampak positif yang besar bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Tanjab Barat mengingatkan kembali pentingnya menjaga dan melestarikan Lahan Basah sebagai tanggung jawab bersama untuk generasi saat ini dan yang akan datang.

“Kelola dengan Bijak, mengelola lahan basah sebagai aset berharga yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan selain itu, bangun kesadaran masyarakat tentang perlunya pelestarian lahan basah untuk keberlangsungan lingkungan hidup.” Katanya.

Sementara itu Menteri LHK yang diwakili Analis Kebijakkan Ahli Utama Dr. Ir. Ruandha Agung Sugardiman, M.Sc., menambahkan penanaman pohon serentak merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya pada awal musim penghujan 2024.

BACA LAINNYA  Wakil Bupati Tanjab Barat Hairan, Ikuti Gowes Bersama Kodim 0419/Tanjab

“Penanaman pohon sebagai upaya konkrit dan strategis dalam mengatasi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, polusi dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati. Pohon memiliki manfaat multiguna untuk manusia dan seluruh makhluk hidup, bukan hanya menyediakan oksigen tetapi juga menjadi tempat penyimpanan karbon yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya,” ungkapnya

Ia menyampaikan, pihaknya berkomitmen dalam mengurangi emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya melalui Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

“Kita tahu dari aksi penanaman pohon dapat mengurangi risiko bencana dan pengendalian perubahan iklim. Menanam pohon tidaklah berat, merawat dan menjaga pohon untuk tetap tumbuh akan menuai kebaikan.” katanya

 

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Anwar Sadat Pantau Normalisasi Parit Lapis, Langkah Konkret Atasi Banjir di Sungai Nibung

Berita

Wabup Katamso Hadiri Musda ke-XI DPD Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026

Berita

Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat Penyampaian Tanggapan Fraksi Terhadap Ranperda Penyertaan Modal Pada PT. Bank Jambi dan PDAM

Daerah

Akibat Cuaca Ekstrem Tangkapan Nelayan Di Kuala Tungkal Menurun

Berita

Bupati Pimpin Rapat Pelaksanaan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Tanjab Barat

Berita

Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Bupati Kukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Tanjab Barat 2022

Berita

Bupati Tanjab Barat Jadi Pemateri Intermediate Training Tingkat Nasional HMI Tahun 2023

Berita

Sekda Tanjab Barat Resmi Buka Sosialisasi Anti-Korupsi di Lingkungan Pemkab Tanjung Jabung Barat