Peringati Tahun Baru Islam, Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar Bersama Aa Hilman Fauzi Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Raya Al Muttaqin Kuala Tungkal DPD Partai Golkar Tanjab Barat Laksanakan Qurban, Perkuat Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Tanjab Barat Siap Perkuat Ekonomi Desa Pemerintah Hadir untuk Korban, Gubernur dan Pemkab Tinjau Kebakaran Teluk Nilau

Home / Berita

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:27 WIB

Pengeroyokan Kader HMI di UIN Jambi, Raudah Ketua Kohati Cabang Tanjab Barat Angkat Bicara

Foto : Raudatul Jannah Ketua Kohati Cabang Tanjab Barat

Foto : Raudatul Jannah Ketua Kohati Cabang Tanjab Barat

Telah terjadi peristiwa kekerasan yang mencoreng dunia Pendidikan di Jambi. Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UIN STS Jambi menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum Mahasiswa lain Rabu (27/08/25). Tak hanya pengeroyokan kader tapi juga penghinaan atribut organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang terjadi di kampus UIN STS Jambi. Ini adalah duka bagi seluruh kader HMI yang ada yang bukan hanya menyakiti individu yang terlibat tapi juga merusak semangat kolektif yang seharusnya menjadi fondasi utama dalam gerakan mahasiswa.

BACA LAINNYA  Serap Aspirasi Masyarakat, Syufrayogi Konsisten Bergerak dan Berkolaborasi Melakukan Pembangunan

Dalam hal ini, Raudatul Jannah selaku Ketua Umum Kohati Cabang Tanjung Jabung Barat, turut angkat bicara terkait permasalahan tersebut

“Bagi kami kader HMI, atribut bukan hanya sekadar benda fisik, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam terkait dengan perjuangan Islam, kebangsaan, dan intelektualitas”. Ujar perempuan yang  disapa Odah tersebut Kamis (28/08/25).

BACA LAINNYA  Tinjau Banjir Desa Mandala Jaya, Karang Taruna Tanjab Barat Bagikan Bantuan Sembako

“Penghinaan terhadap atribut organisasi dalam hal ini, dapat dilihat sebagai penghinaan terhadap identitas kolektif dan moralitas bersama. Ketika simbol-simbol seperti bendera tersebut dilecehkan, diinjak-injak atau bahkan menghina simbol-simbol tersebut secara verbal, hal itu menciptakan luka yang dalam bagi kami kader HMI dan ini adalah perbuatan yang tidak mencerminkan nilai-nilai keIslaman dan keindonesiaan. Ini adalah bentuk perusakan terhadap nilai yang menjadi dasar kekuatan organisasi, yang seharusnya dihormati oleh setiap individu” Lanjutnya tegas

BACA LAINNYA  Hadiri Deklarasi Anti Narkotika Yogi Ajak Generasi Muda Suarakan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika

“Kami dari Kohati Tanjung Jabung Barat mendesak pihak Rektorat dan Kepolisian untuk menindak tegas pelaku pengeroyokan dan penghinaan, tidak ada kata kata damai untuk pelaku kriminal” tegasnya

“Premanisme adalah lawan dari intelektualitas. dan kampus yang membiarkannya hidup, telah gagal menjadi rumah pembebasan” tutupnya

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Tanjab Barat Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Berita

Panen Perdana Padi di Desa Tanjung Senjulang, Bupati Komitmen Majukan Petani

Berita

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Seminar Peningkatan Kapasitas Anggota DPRD Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jambi

Berita

Harga Pinang Turun Drastis, Petani Menangis

Berita

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Buka Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Tanjab Barat

Berita

Bupati Anwar Sadat Terima Penghargaan Peduli Kekayaan Intelektual dari Kemenkumham

Berita

Diduga Tidak Dikerjakan Sebagaimana Mestinya Pekerjaan Peningkatan Jalan Ketapang-Sungai Rambai Diadukan Masyarakat

Berita

Wabup Katamso Sampaikan Tanggapan Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda APBD 2026 pada Rapat Paripurna Ketiga