Udara Kuala Tungkal Memburuk, Dinkes dan IWO Bagikan Ribuan Masker Gratis Fraksi Golkar Setujui Perubahan APBD 2026, Soroti Tata Kelola Obat hingga Optimalisasi PAD Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Satgas Bergerak Maksimal Semangat Merah Putih Tak Luntur Diguyur Hujan, HUT ke-81 RI Diperingati Khidmat di Tanjab Barat Alma Esbeye Meriahkan Malam Hiburan Rakyat HUT ke-61 Tanjab Barat, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Kuala Tungkal

Home / Berita

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:27 WIB

Pengeroyokan Kader HMI di UIN Jambi, Raudah Ketua Kohati Cabang Tanjab Barat Angkat Bicara

Foto : Raudatul Jannah Ketua Kohati Cabang Tanjab Barat

Foto : Raudatul Jannah Ketua Kohati Cabang Tanjab Barat

Telah terjadi peristiwa kekerasan yang mencoreng dunia Pendidikan di Jambi. Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UIN STS Jambi menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum Mahasiswa lain Rabu (27/08/25). Tak hanya pengeroyokan kader tapi juga penghinaan atribut organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang terjadi di kampus UIN STS Jambi. Ini adalah duka bagi seluruh kader HMI yang ada yang bukan hanya menyakiti individu yang terlibat tapi juga merusak semangat kolektif yang seharusnya menjadi fondasi utama dalam gerakan mahasiswa.

BACA LAINNYA  Gelar Kejurkab E-Sport Yogi Optimis Para Atlet Dapat Meraih Prestasi

Dalam hal ini, Raudatul Jannah selaku Ketua Umum Kohati Cabang Tanjung Jabung Barat, turut angkat bicara terkait permasalahan tersebut

“Bagi kami kader HMI, atribut bukan hanya sekadar benda fisik, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam terkait dengan perjuangan Islam, kebangsaan, dan intelektualitas”. Ujar perempuan yang  disapa Odah tersebut Kamis (28/08/25).

BACA LAINNYA  Bupati Pimpin Rakor Supervisi Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Pemda Tahun 2023

“Penghinaan terhadap atribut organisasi dalam hal ini, dapat dilihat sebagai penghinaan terhadap identitas kolektif dan moralitas bersama. Ketika simbol-simbol seperti bendera tersebut dilecehkan, diinjak-injak atau bahkan menghina simbol-simbol tersebut secara verbal, hal itu menciptakan luka yang dalam bagi kami kader HMI dan ini adalah perbuatan yang tidak mencerminkan nilai-nilai keIslaman dan keindonesiaan. Ini adalah bentuk perusakan terhadap nilai yang menjadi dasar kekuatan organisasi, yang seharusnya dihormati oleh setiap individu” Lanjutnya tegas

BACA LAINNYA  Pemkab Tanjab Barat Gelar Lomba Panjat Pinang dalam Rangka HUT RI ke-80, Puluhan Batang Pinang Penuh Hadiah Disiapkan untuk Masyarakat

“Kami dari Kohati Tanjung Jabung Barat mendesak pihak Rektorat dan Kepolisian untuk menindak tegas pelaku pengeroyokan dan penghinaan, tidak ada kata kata damai untuk pelaku kriminal” tegasnya

“Premanisme adalah lawan dari intelektualitas. dan kampus yang membiarkannya hidup, telah gagal menjadi rumah pembebasan” tutupnya

Share :

Baca Juga

Berita

Geger Penemuan Mayat Bayi Di Pelabuhan TPI Kuala Tungkal

Berita

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak Banjir di Empat Kecamatan

Berita

Maraknya Begal Payudara, KNPI Tanjab Barat Minta Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku.

Berita

Bupati Anwar Sadat Buka Festival Takbiran Idulfitri 1447 H

Berita

Pemerintah Menetapkan 1 Ramadhan 1443 H Jatuh Pada Minggu 3 April 2022

Berita

Menilik keseriusan Dinas PPA Terhadap Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tebo

Berita

Sekretaris Daerah Tanjab Barat Wakili Bupati Resmikan Program dan Kantor Laz Opsezi Tanjab Barat.

Berita

Wakil Bupati Hadiri Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-77 Tahun 2022 di SMPN 2 Kuala Tungkal