Sinergitas IGI Tanjab Barat Bersama Disdikbud Tanjab Barat dan Tanoto Foundation Dalam Meningkatkan Kualitas Komunitas Belajar di Tanjab Barat Terima Kunjungan Pengurus IWO Tanjab Barat, AKBP Padli: Peran Media Sangat Strategis dalam Membantu Polri Diduga Lakukan Aborsi Seorang Perempuan dan Bayi Ditemukan Meninggal Di Kamar Hotel Di Kuala Tungkal Ikuti Jejak Ridwan Kamil, Kader Muda Nasdem Tanjab Barat Putuskan Gabung Ke Golkar Polres Tanjab Barat Berhasil Amankan Terduga Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Home / Berita / Daerah

Jumat, 11 Maret 2022 - 20:13 WIB

Abit, Kesenian Atraksi Api yang Sempat Redup Kini Kembali Di Gelar Di Parit 5 Darat Kuala Tungkal

Kualatungkal (e-tivinews.id)– Kesenian Abit/Abet yang merupakan kesenian permainan kobaran api yang diputar menggunakan batang bambu ini sudah menjadi tradisi turun-menurun di Parit 5 Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kesenian abit ini dimainkan dengan kobaran api yang diputar dengan menggunakan batang bambu, diputar layaknya mayoret dramband, sebagian ada juga yang seperti obor disembur menggunakan bahan bakar minyak melalui mulut.

Menurut M. Hadri salah satu tokoh masyarakat parit 5 Tungkal II mengatakan bahwa kesenian abit ini sudah masuk ke parit 5 sekitar tahun 1981, diperkenalkan oleh seorang tokoh agama yang berasal dari pulau Jawa.

BACA LAINNYA  Rayakan HUT Ke-57 Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat Laksanakan Kegiatan Berbagi Bersama Masyarakat

Sejak masuk abit menjadi tenar dikalangan masyarakat, abit dijadikan sebagai kesenian untuk memeriahkan hajatan seperti pesta pernikahan, sunatan serta memperingati hari-hari besar Islam. Namun sekitar 10 tahun kebelakang kesenian abit mulai meredup, hingga baru-baru ini kesenian ini kembali dilakukan pada pesta pernikahan salah satu masyarakat parit 5 darat.

Ketika kesenian yang sudah lama vakum ini kembali dimainkan disambut meriah oleh masyarakat, bagi mereka yang sudah mengenal abit sejak lama seakan terobati kerinduan akan kenangan dimasa lalu, apalagi mereka yang dulu masih anak-anak kini mereka melihat kembali momen-momen yang sering disaksi ketika masih anak-anak.

BACA LAINNYA  Masyarakat Adukan Terkait Limbah PDAM, Syufrayogi Ketua Komisi II DPRD :Kami Siap Turun Kelapangan Memfasilitasi Masyarakat

Disisi lain bagi anak-anak yang baru melihat kesenian ini merupakan mengalaman baru bagi mereka, dengan ponsel mereka merekam momen-momen pemain abit memainkan kelihaian mereka dalam menyembur api dan memutar batang bambu diantara kobaran kobaran api. Masyarakat sangat antusias serta gembira menyaksikan penampilan tersebut.

Lebih lanjut M. hadri menjelaskan “tidak semua orang bisa memainkan abit, karna perlu kepiawaian dalam memutar tongkat bambut serta menyembur api, ada yang mengatakan bahwa pemain abit menggunakan kekuatan batin dalam memainkan kobaran api tersebut, sekarang pemain-pemain asli abit jaman dahulu sudah tiada hanya para penerus yang memainkannya, dan tentu tidak sepiawai mereka jaman dulu” ujarnya

BACA LAINNYA  Menilik keseriusan Dinas PPA Terhadap Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tebo

“Bisa mual jika tidak bisa menyemburkan bahan bakar dari mulut” tambahnya

Ia juga menyampaikan bahwa kesenian ini harus terus dilestarikan, ditampilkan dalam peringatan hari besar islam maupun hajatan. Dengan adanya kesenian ini diharapkan dapat menghadirkan kegembiraan ditengah-tengah masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antar masyarakat (eTN)*

Share :

Baca Juga

Berita

H-5 Pelaksanaan MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Berita

ESI Tanjab Barat Gelar Turnamen Esport Untuk Jaring Atlet Potensial

Berita

Ponpes Al Baqiatush Shalihat Kuala Tungkal Gelar Haul Ke 11 Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab

Berita

Terima Kunjungan Pengurus IWO Tanjab Barat, AKBP Padli: Peran Media Sangat Strategis dalam Membantu Polri

Berita

Dalam Rangka Sinergisitas Serta Pererat Silaturahmi, DPD II Partai Golkar Tanjab Barat Gelar Halal Bihalal

Berita

Hijabers Mom Community Tanjab Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Berbagi Dengan Membagikan 100 Karung Beras dan Uang Saku Kepada Masyarakat

Berita

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan UAS-Hairan, Ilham : Tak Perlu di Dramatisir

Berita

Dalam Rangka Memperingati Hari Ibu, Dema STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Adakan Seminar Keperempuanan