Peringati Tahun Baru Islam, Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar Bersama Aa Hilman Fauzi Bupati Anwar Sadat Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Raya Al Muttaqin Kuala Tungkal DPD Partai Golkar Tanjab Barat Laksanakan Qurban, Perkuat Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Tanjab Barat Siap Perkuat Ekonomi Desa Pemerintah Hadir untuk Korban, Gubernur dan Pemkab Tinjau Kebakaran Teluk Nilau

Home / Berita / Daerah

Jumat, 11 Maret 2022 - 20:13 WIB

Abit, Kesenian Atraksi Api yang Sempat Redup Kini Kembali Di Gelar Di Parit 5 Darat Kuala Tungkal

Kualatungkal (e-tivinews.id)– Kesenian Abit/Abet yang merupakan kesenian permainan kobaran api yang diputar menggunakan batang bambu ini sudah menjadi tradisi turun-menurun di Parit 5 Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kesenian abit ini dimainkan dengan kobaran api yang diputar dengan menggunakan batang bambu, diputar layaknya mayoret dramband, sebagian ada juga yang seperti obor disembur menggunakan bahan bakar minyak melalui mulut.

Menurut M. Hadri salah satu tokoh masyarakat parit 5 Tungkal II mengatakan bahwa kesenian abit ini sudah masuk ke parit 5 sekitar tahun 1981, diperkenalkan oleh seorang tokoh agama yang berasal dari pulau Jawa.

BACA LAINNYA  Turnamen Esport Resmi Ditutup Syufrayogi : ESI akan Buat Event yang Lebih Besar Lagi

Sejak masuk abit menjadi tenar dikalangan masyarakat, abit dijadikan sebagai kesenian untuk memeriahkan hajatan seperti pesta pernikahan, sunatan serta memperingati hari-hari besar Islam. Namun sekitar 10 tahun kebelakang kesenian abit mulai meredup, hingga baru-baru ini kesenian ini kembali dilakukan pada pesta pernikahan salah satu masyarakat parit 5 darat.

Ketika kesenian yang sudah lama vakum ini kembali dimainkan disambut meriah oleh masyarakat, bagi mereka yang sudah mengenal abit sejak lama seakan terobati kerinduan akan kenangan dimasa lalu, apalagi mereka yang dulu masih anak-anak kini mereka melihat kembali momen-momen yang sering disaksi ketika masih anak-anak.

BACA LAINNYA  Jum'at Ramadhan Berkah, IWO Tanjab Barat Berbagi Ratusan Takjil dan Santuni Anak Yatim Piatu di Kuala Tungkal

Disisi lain bagi anak-anak yang baru melihat kesenian ini merupakan mengalaman baru bagi mereka, dengan ponsel mereka merekam momen-momen pemain abit memainkan kelihaian mereka dalam menyembur api dan memutar batang bambu diantara kobaran kobaran api. Masyarakat sangat antusias serta gembira menyaksikan penampilan tersebut.

Lebih lanjut M. hadri menjelaskan “tidak semua orang bisa memainkan abit, karna perlu kepiawaian dalam memutar tongkat bambut serta menyembur api, ada yang mengatakan bahwa pemain abit menggunakan kekuatan batin dalam memainkan kobaran api tersebut, sekarang pemain-pemain asli abit jaman dahulu sudah tiada hanya para penerus yang memainkannya, dan tentu tidak sepiawai mereka jaman dulu” ujarnya

BACA LAINNYA  PERSEROSI Tanjab Barat Raih 11 Mendali di Ajang Piala Maulana Tingkat Provinsi Jambi

“Bisa mual jika tidak bisa menyemburkan bahan bakar dari mulut” tambahnya

Ia juga menyampaikan bahwa kesenian ini harus terus dilestarikan, ditampilkan dalam peringatan hari besar islam maupun hajatan. Dengan adanya kesenian ini diharapkan dapat menghadirkan kegembiraan ditengah-tengah masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antar masyarakat (eTN)*

Share :

Baca Juga

Berita

Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Bupati Kukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting Tanjab Barat 2022

Berita

Bupati Tanjab Barat lantik H. Dahlan, S.Sos., MM sebagai Pj. Sekda

Berita

Dialog Bersama Tenaga Medis Warnai Kunjungan Menkes RI di RSUD KH Daud Arif

Berita

Peringati HUT ke-12, IWO Tanjab Barat Serahkan Bantuan ke Ponpes Al-Qur’an As-Syatibi Kuala Tungkal

Berita

Dua Pelaku Pembunuhan Di Tanjung Tayas Tungkal Ulu Berhasil Diamankan Polisi

Berita

Bupati Tinjau Berkah Madani Farm, Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat

Berita

Wabup Katamso Laksanakan Safari Ramadhan di Masjid Baiturrahim Seberang Kota

Berita

Kohati Tanjab Barat Gelar Webinar Bertajuk Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Strategi Pencegahan Kekerasan Seksual