Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Tanjab Barat Siap Perkuat Ekonomi Desa Pemerintah Hadir untuk Korban, Gubernur dan Pemkab Tinjau Kebakaran Teluk Nilau Wabup Katamso Sambut Kunjungan Anggota DPR RI Cek Endra di Tanjab Barat Hery Saputra Ungkap Kondisi Jembatan Harmoko Kian Memburuk, Respon Pemerintah Dipertanyakan Jum’at Ramadhan Berkah, IWO Tanjab Barat Berbagi Ratusan Takjil dan Santuni Anak Yatim Piatu di Kuala Tungkal

Home / Berita / Peristiwa

Selasa, 2 Agustus 2022 - 11:57 WIB

Begal Payudara Resahkan Masyarakat Sejumlah Organisasi Keperempuanan Tanjab Barat Bersatu Bergerak

Tanjab Barat (etivinews.id)-Begal Payudara yang baru-baru ini menghebohkan serta meresahkan warga Tanjab Barat membuat perhatian khusus dari beberapa organisasi dan Komunitas perempuan di Tanjab Barat.

Kasus yang membuat warga khususnya para kaum perempuan menjadi khawatir dan takut dalam berkegiatan diluar rumah terutama malam hari.

Melihat hal tersebut beberapa organisasi keperempuanan bergerak bersama dalam mencari solusi dari permasalahan tersebut. Organisasi tersebut yakni Korps Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Kohati), Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Putri (KOPRI), Perwakilan Perempuan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Perwakilan Perempuan Karang Taruna, dan Komunitas Peduli Perempuan (KOPPER).

BACA LAINNYA  Dua Pelaku Pembunuhan Di Tanjung Tayas Tungkal Ulu Berhasil Diamankan Polisi

Beberapa organisasi tersebut melakukan audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) serta hadir juga pengacara pendamping korban. Audiensi dilaksanakan di Sekretariat HMI Cabang Tanjab Barat Kamis (28/07/22).

Clarita Putri Ketua Kohati Tanjab Barat menyampaikan bahwa dari Kohati mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pelaku. ” Kami berharap para penegak hukum yang berkaitan dengan kasus ini dapat bertindak tegas menangani kejahatan seksual ini” ujarnya

BACA LAINNYA  Wabup Katamso Hadiri Rapat Paripurna DPRD Keempat Laporan Pansus II dan III

Selain itu Siti Nopita Perwakilan dari dinas PP menyampaikan bahwa awalnya PP tau permasalah tersebut melalui media online dan selanjutnya tim menyebar melakukan penggalian informasi dan akhirnya dapat lah 8 nama korban namun yang hanya bisa dihubungi hanya 2 korban 6 lainnya tidak respon.

“Alhamdulillah 2 korban ini setelah dilakukan pendekatan dan konseling serta didampingi pengacara kita bersedia melakukan pengaduan ke polres” ucapnya

BACA LAINNYA  DPRD Tanjabbar Gelar FGD Ranperda Inisiatif, Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Keolahragaan Daerah

“Sekarang sudah dalam proses penyidikan polisi” tambahnya.

Perwakilan Pemberdayaan Perempuan Tanjab Barat beharap para organisasi perempuan dapat sama-sama membantu dalam permasalahan tersebut terutama dalam membujuk 6 korban lainnya, jika memang tidak ingin melapor dapat melakukan konseling bersama Psikolog Pemberdayaan perempuan.

Selain itu kolaborasi 5 organisasi tersebut juga melakukan audiensi ke polres Tanjab Barat. Saat ini polres tanjab Barat tengah melakukan proses pernangkapan terhadap terduga sebagai pelaku.

Share :

Baca Juga

Berita

Breaking News, Dianggap Arogan Siswa-Siswi SMKN 1 Tanjab Barat Lakukan Aksi Lengserkan Kepala Sekolah

Berita

Wakil Bupati Tanjab Barat Katamso Buka Turnamen Sepak Bola Camat Betara Cup 2025

Berita

36 Pejabat Manajerial Dilingkungan Pemkab Tanjab Barat Dilantik, PJ Sekda Dahlan Pimpin Proses Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan

Berita

HIPMI Tanjab Barat Gelar HIPMI Fest Dalam Upaya Menyokong UMKM Lokal

Berita

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rapat Paripurna Ketiga Pembahasan LKPJ TA 2022

Berita

Si Jago Merah Hanguskan Belasan Kios di Pelabuhan Ampera Kuala Tungkal

Berita

Wujud Support Generasi Muda Wabup Katamso Resmi Buka Jambi School Football League 2025

Berita

Bupati Resmikan Masjid As-Syarif Kodim 0419/Tanjab