Polisi Terbitkan DPO Oknum Kepala Sekolah Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Fraksi Golkar Minta Pemerintah Daerah Perhatikan Target RPJMD di Akhir Masa Jabatan Bupati dan Soroti Soal Sampah Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Serahkan 1467 SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tiga Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Di Tebing Tinggi Tanjab Barat Diamankan Polisi Petani Pangkal Babu Sukses Budidaya Semangka, Keuntungan Diperkirakan Tembus Ratusan Juta

Home / Berita / Peristiwa

Selasa, 2 Agustus 2022 - 11:57 WIB

Begal Payudara Resahkan Masyarakat Sejumlah Organisasi Keperempuanan Tanjab Barat Bersatu Bergerak

Tanjab Barat (etivinews.id)-Begal Payudara yang baru-baru ini menghebohkan serta meresahkan warga Tanjab Barat membuat perhatian khusus dari beberapa organisasi dan Komunitas perempuan di Tanjab Barat.

Kasus yang membuat warga khususnya para kaum perempuan menjadi khawatir dan takut dalam berkegiatan diluar rumah terutama malam hari.

Melihat hal tersebut beberapa organisasi keperempuanan bergerak bersama dalam mencari solusi dari permasalahan tersebut. Organisasi tersebut yakni Korps Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Kohati), Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Putri (KOPRI), Perwakilan Perempuan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Perwakilan Perempuan Karang Taruna, dan Komunitas Peduli Perempuan (KOPPER).

BACA LAINNYA  Serap Aspirasi Masyarakat, Syufrayogi Konsisten Bergerak dan Berkolaborasi Melakukan Pembangunan

Beberapa organisasi tersebut melakukan audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) serta hadir juga pengacara pendamping korban. Audiensi dilaksanakan di Sekretariat HMI Cabang Tanjab Barat Kamis (28/07/22).

Clarita Putri Ketua Kohati Tanjab Barat menyampaikan bahwa dari Kohati mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pelaku. ” Kami berharap para penegak hukum yang berkaitan dengan kasus ini dapat bertindak tegas menangani kejahatan seksual ini” ujarnya

BACA LAINNYA  Bupati Buka Secara Resmi SMANSA EXPO FESTO FANSIA dalam Rangka Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2022

Selain itu Siti Nopita Perwakilan dari dinas PP menyampaikan bahwa awalnya PP tau permasalah tersebut melalui media online dan selanjutnya tim menyebar melakukan penggalian informasi dan akhirnya dapat lah 8 nama korban namun yang hanya bisa dihubungi hanya 2 korban 6 lainnya tidak respon.

“Alhamdulillah 2 korban ini setelah dilakukan pendekatan dan konseling serta didampingi pengacara kita bersedia melakukan pengaduan ke polres” ucapnya

BACA LAINNYA  Terkait Pernyataan Wabup Tentang Pemotongan TPP ASN, HMI Himbau ASN tidak Tanda Tangani Surat Persetujuan

“Sekarang sudah dalam proses penyidikan polisi” tambahnya.

Perwakilan Pemberdayaan Perempuan Tanjab Barat beharap para organisasi perempuan dapat sama-sama membantu dalam permasalahan tersebut terutama dalam membujuk 6 korban lainnya, jika memang tidak ingin melapor dapat melakukan konseling bersama Psikolog Pemberdayaan perempuan.

Selain itu kolaborasi 5 organisasi tersebut juga melakukan audiensi ke polres Tanjab Barat. Saat ini polres tanjab Barat tengah melakukan proses pernangkapan terhadap terduga sebagai pelaku.

Share :

Baca Juga

Berita

Wakil Bupati Tanjab Barat Hairan, SH Buka Secara Resmi Rakor Camat dan Lurah

Berita

Wakil Bupati Tanjab Barat Hadiri Penutupan MTQ ke-2 Tingkat Desa Suban Kecamatan Batang Asam

Berita

Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi Festival Pelayanan Publik Tahun 2023

Berita

Info : “Besok DPRD Tanjab Barat Akan Gelar Vaksinasi Massal Gratis”.

Berita

KONI TANJAB BARAT SAMBUT BAIK AUDIENSI ESI TANJAB BARAT UNTUK JARING ATLET ESPORT BERBAKAT

Berita

Bupati dan Wakil Bupati Laksanakan Sholat Idul Fitri 1444 H/2023 M di Masjid Syeikh Utsman Kuala Tungkal

Berita

Pasar Parit 1 Kualatungkal Sunyi, Ketua Komisi II DPRD : Pemkab Tak Konsisten

Berita

Pemerintah Menetapkan 1 Ramadhan 1443 H Jatuh Pada Minggu 3 April 2022