KORMI Tanjab Barat Gelar Raker Rancang Program Berkolaborasi dengan 18 Induk Olahraga Muskab KORMI Ke-1 Dedi Hadi Terpilih Kembali Secara Aklamasi Nahkodai KORMI Tanjab Barat Kolaborasi Disparpora & HIPMI Tanjab Barat Sukses Gelar Uji Sertifikasi Barista dan Talkshow Ekonomi Kreatif Beraroma Kopi Terkait Penemuan Kerangka Hewan Berukuran Besar, Wakil Bupati Katamso: Akan Dijadikan Sarana Edukasi bagi Generasi Muda Bupati Hadiri Kegiatan KORMI Goes to Pesantren Peringati Hari Santri 2025

Home / Berita / Peristiwa

Selasa, 2 Agustus 2022 - 11:57 WIB

Begal Payudara Resahkan Masyarakat Sejumlah Organisasi Keperempuanan Tanjab Barat Bersatu Bergerak

Tanjab Barat (etivinews.id)-Begal Payudara yang baru-baru ini menghebohkan serta meresahkan warga Tanjab Barat membuat perhatian khusus dari beberapa organisasi dan Komunitas perempuan di Tanjab Barat.

Kasus yang membuat warga khususnya para kaum perempuan menjadi khawatir dan takut dalam berkegiatan diluar rumah terutama malam hari.

Melihat hal tersebut beberapa organisasi keperempuanan bergerak bersama dalam mencari solusi dari permasalahan tersebut. Organisasi tersebut yakni Korps Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Kohati), Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Putri (KOPRI), Perwakilan Perempuan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Perwakilan Perempuan Karang Taruna, dan Komunitas Peduli Perempuan (KOPPER).

BACA LAINNYA  Bupati Anwar Sadat Tinjau Langsung Pengaspalan Jalan di Bram Itam Kiri

Beberapa organisasi tersebut melakukan audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) serta hadir juga pengacara pendamping korban. Audiensi dilaksanakan di Sekretariat HMI Cabang Tanjab Barat Kamis (28/07/22).

Clarita Putri Ketua Kohati Tanjab Barat menyampaikan bahwa dari Kohati mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pelaku. ” Kami berharap para penegak hukum yang berkaitan dengan kasus ini dapat bertindak tegas menangani kejahatan seksual ini” ujarnya

BACA LAINNYA  Tanjab Barat Bentuk Kepengurusan DPC KPPI, Saniatul Lativa : KPPI mengawal keterwakilan perempuan di Parlemen 30 Persen tahun 2024

Selain itu Siti Nopita Perwakilan dari dinas PP menyampaikan bahwa awalnya PP tau permasalah tersebut melalui media online dan selanjutnya tim menyebar melakukan penggalian informasi dan akhirnya dapat lah 8 nama korban namun yang hanya bisa dihubungi hanya 2 korban 6 lainnya tidak respon.

“Alhamdulillah 2 korban ini setelah dilakukan pendekatan dan konseling serta didampingi pengacara kita bersedia melakukan pengaduan ke polres” ucapnya

BACA LAINNYA  Ketua Komisi II Syufrayogi Syaiful Pimpin Rapat Hearing Bersama Kamijo dan Pihak Pemda, Peserta Rapat Kecewa terhadap PT WKS, ada apa?

“Sekarang sudah dalam proses penyidikan polisi” tambahnya.

Perwakilan Pemberdayaan Perempuan Tanjab Barat beharap para organisasi perempuan dapat sama-sama membantu dalam permasalahan tersebut terutama dalam membujuk 6 korban lainnya, jika memang tidak ingin melapor dapat melakukan konseling bersama Psikolog Pemberdayaan perempuan.

Selain itu kolaborasi 5 organisasi tersebut juga melakukan audiensi ke polres Tanjab Barat. Saat ini polres tanjab Barat tengah melakukan proses pernangkapan terhadap terduga sebagai pelaku.

Share :

Baca Juga

Berita

Geger Penemuan Mayat Bayi Di Pelabuhan TPI Kuala Tungkal

Berita

Wakil Bupati Hairan Buka TC Tahap Dua Qori Qoriah Calon Peserta MTQ ke-52 Tingkat Provinsi Jambi

Berita

Bupati Sampaikan KUA dan PPAS APBD Tanjab Barat Tahun 2024 Pada Rapat Paripurna DPRD

Berita

Bupati Hadiri Wisuda Tahfidz Qur’an ke V Yayasan Al Hikmah Kuala Tungkal Tahun 2023

Berita

Bupati Sambut Kontingen Atlet Porprov di Rumah Dinas

Berita

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Pengumuman dan Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Berita

Harga Pinang Turun Drastis, Petani Menangis

Berita

Karang Taruna Tanjab Barat Laksanakan Kegiatan Ramadhan Berbagi